Teknologi VSAT

VSAT merupakan singkatan dari “Very Small Aperture Terminal” adalah sebuah terminal penerima/pengirim sinyal satelit atau dapat disebut juga stasiun bumi. VSAT memiliki ukuran yang jauh lebih kecil dibandingkan dengan ukuran stasiun bumi lainnya. Umumnya VSAT memiliki ukuran antena berdiameter antara 0,9 meter sampai dengan 3,8 meter. Fungsi utama VSAT adalah untuk menerima dan mengirim data ke satelit, kemudian satelit tersebut berfungsi sebagai penerus sinyal untuk dikirimkan ke titik lainnya (stasiun bumi penerima lainnya).

VSAT masuk pertama kali ke Indonesia pada tahun 1989 seiring dengan bermunculannya bank-bank swasta yang sangat membutuhkan komunikasi online seperti ATM (Automatic Teller Machine). Penggunaan infrastruktur jaringan telekomunikasi VSAT oleh perusahaan ataupun instansi pemerintah yang memiliki kantor cabang yang tersebar di  seluruh wilayah Indonesia dirasakan lebih efektif dibanding teknologi  microwave maupun jaringan kabel. Selain kurang efektif, jaringan microwave maupun kabel juga kurang efisien karena instalasinya memakan waktu lama dan menelan biaya besar. Keduanya sangat rentan terhadap gangguan, sedangkan cakupan areanya pun sangat terbatas karena kendala geografis, padahal kita tahu bahwa Indonesia terdiri dari banyak pulau sehingga sulit untuk menerapkan jaringan microwave maupun kabel, dan memang karena hal tersebutlah teknologi VSAT saat ini merupakan teknologi yang cukup favorit yang banyak digunakan oleh perusahaan swasta maupun pemerintah.

Teknologi VSAT yang digunakan pada Automatic Teller Machine

Teknologi VSAT merupakan solusi dengan cost efektif untuk hubungan jaringan komunikasi independen dengan jumlah besar dengan site-site yang tersebar. VSAT menawarkan value added service berbasis satelit seperti: Internet, data, LAN, voice/fax dan dapat menyediakan jaringan komunikasi private/public serta layanan multimedia.

Pada umumnya VSAT diletakan langsung di site pengguna. Seorang end user VSAT memerlukan perangkat untuk menghubungkan komputernya dengan antena luar yang mempunyai transceiver. Transceiver menerima atau mengirim sinyal ke transponder satelit di angkasa. Satelit menerima sinyal dari bumi, menguatkan dan mengirimkan kembali sinyal ke bumi.

Topologi VSAT

Dalam sebuah sistem jaringan VSAT, elemen jaringannya dapat dibagi ke dalam 2 kategori, yaitu ground segment dan space segment. Masing-masing komponen dan fungsi dari segmen-segmen tersebut dapat dilihat di bawah ini :

I. Ground Segment

Merupakan element jaringan VSAT yang berada di bumi, yang terdiri dari HUB station, dan terminal VSAT itu sendiri.

Hub Station

Berfungsi untuk mengontrol seluruh operasi jaringan komunikasi. Pada hub terdapat sebuah server Network Management System (NMS) yang memberikan akses pada operator jaringan untuk memonitor dan mengontrol jaringan komunikasi melalui integrasi perangkat keras dan komponen-komponen perangkat lunak. Operator dapat memonitor, memodifikasi dan mendownload informasi konfigurasi individual ke masing-masing VSAT. NMS workstation terletak pada user data center.

Terminal VSAT

Sebuah terminal VSAT terdiri dari Outdoor Unit (ODU) dan Indoor Unit (IDU). ODU terdiri atas antena dan Radio Frequency Transmitter (RFT). Antena berfungsi untuk memancarkan dan menerima gelombang radio RF. Antena pada ODU dapat memacarkan gelombang radio RF dari stasiun bumi ke satelit dengan besar frekuensi dari 5,925 GHz sampai dengan 6,425 GHz dan dapat menerima gelombang besar radio RF dari satelit ke stasiun bumi dengan besar frekuensi dari 3,7 GHz sampai dengan 4,2 Ghz. Sedangkan komponen RFT pada ODU berfungsi sebagai penguat daya sehingga sinyal dapat dipancarkan pada jarak yang jauh.

Indoor Unit (IDU) terdiri atas modem VSAT yang berguna sebagai modulator dan demodulator. Modulasi adalah proses penumpangan sinyal informasi kedalam sinyal IF pembawa yang dihasilkan oleh synthesiser. Frekuensi IF besarnya mulai dari 52MHz sampai 88MHz dengan frekuensi center 70 MHz. Sedangkan demodulasi adalah proses memisahkan sinyal informasi digital dari sinyal IF dan meneruskannya ke perangkat teresterial yang ada. Secara umum Indoor Unit berfungsi untuk menghubungkan antena VSAT dengan terminal pelanggan lainnya serta dapat meneruskan sinyal informasi ke perangkat lain yang terhubung dengannya bila diperlukan.

II. Space Segment

Merupakan element jaringan VSAT yang terdapat di langit, yang terdiri dari satelit, dalam hal ini digunakan satelit GEO (Geosynchronous Earth Orbit).

Satelit

Dalam jaringan VSAT, satelit melakukan fungsi relay, yaitu menerima sinyal dari ground segment, memperkuatnya, dan mengirimkannya lagi ke ground segment yang lain. Satelit yang digunakan dalam system jaringan VSAT ialah satelit GEO (Geosynchronous Earth Orbit), yaitu satelit yang mengorbit pada ketinggian 35.786 km ~ 36.000 km di atas permukaan bumi. Geosynchonous artinya satelit itu mengorbit sesuai dengan rotasi bumi, sehingga kalau dilihat dari suatu titik di bumi, satelit itu akan terlihat diam. Penggunaan satelit GEO ini menguntungkan karena terminal VSAT dapat dibuat tetap menghadap ke satelit dan tidak perlu diubah-ubah arahnya karena posisi satelitnya akan tetap terhadap terminal VSAT di bumi.

Dark Shadows [review]

Dark Shadow merupakan film ke-8 hasil kolaborasi sang director Tim Burton dengan sang aktor Johnny Depp. Sebelumnya mereka berdua sudah bekerja sama di film Edward Scissorhands, Ed Wood, Sleepy Hollow, Charlie and The Chocolate Factory, Corpse Bride, Sweeney Todd, dan Alice in Wonderland. Untuk sekedar informasi Dark Shadows ini diangkat dari TV serial yang pernah sukses pada tahun 1966.

Film ini menceritakan tentang Joshua dan Naomi Collins beserta putranya Barnabas Collins, yang berlayar dari Liverpool ke Amerika untuk mengembangkan bisnis keluarga. Keluarga Collins kemudian berlabuh di sebuah kota bernama Maine, dan mendirikan pelabuhan perikanan yang diberi nama sesuai dengan nama keluarga mereka yaitu Collinsport. Keluarga Collins lantas menjadi keluarga yang terpandang dan memiliki kekayaan harta yang melimpah di kota tersebut, namun ternyata kekayaan tidak selalu membuat keluarga Collins bahagia, sebuah tragedi mengerikan terjadi pada keluarga Collins.

Tragedi berawal ketika Barnabas Collins (Johnny Depp) beranjak dewasa menjadi seorang yang tampan dan disegani banyak orang namun ternyata Barnabas merupakan seorang playboy yang terkemuka di kota Maine. Di dalam perjalanan cintanya, Barnabas ternyata menghancurkan hati seorang wanita yaitu Angelique Bouchard (Eva Green) yang merupakan seorang pelayan di keluarga Collins. Barnabas merasa sejak hubungannya dengan Angelique berakhir, kesialan selalu menimpa keluarga Collins. Salah satunya adalah dengan kejanggalan dari kematian kedua orang tua Barnabas. Sejak kematian kedua orangtuanya, Barnabas menjadi terobsesi dengan ilmu sihir karena Barnabas percaya bahwa kematian orang tuanya dikarenakan oleh kutukan dari ilmu sihir dan Barnabas percaya bahwa Angelique merupakaan seorang penyihir yang berada dibalik semua tragedi ini. Di dalam pencarian tentang bukti-bukti bahwa Angelique merupakan seorang penyihir ternyata Barnabas jatuh cinta kepada seorang wanita bernama Josette Dupres (Bella Heathcote). Angelique lantas tidak terima dan menaruh mantra atas diri Josette agar Josette melompat dari tebing untuk bunuh diri. Mantra ternyata tidak diberikan kepada jossete saja, Barnabas pun ternyata terkena mantra kutukan dari Angelique. Barnabas diubah menjadi vampire. Tahu bahwa Angelique tidak bisa mendapatkan cinta Barnabas lagi, Angelique kemudian memberi tahu seluruh warga kota bahwa Barnabas seorang vampire dan Barnabas pun dimasukkan ke dalam peti mati dikubur hidup-hidup oleh ratusan warga kota yang marah.

Dua ratus tahun setelahnya, Barnabas secara tidak sengaja berhasil keluar dari peti mati tersebut dan dia menemukan bahwa ternyata masih ada keturunan keluarga jauh Collins yang tersisa yang tinggal di kota tersebut. Kondisi keluarga Collins yang masih tersisa saat itu memprihatinkan, bisnis keluarga sudah mati dan rumah megah keluarga collins pun tampak bobrok. Barnabas kemudian mencoba untuk mengembalikan kejayaan keluarga Collins layaknya dua ratus tahun yang lalu.

Dark Shadow ini awalnya merupakan sebuah TV serial yang bergenre drama, romance, horror, mistery dan thriller. Namun disini Tim Burton mengubah genre film ini menjadi komedi, fantasi dan romance. Untuk film dengan genre yang seperti ini dan karakter nyentrik seorang Barnabas Collins tentunya bukan masalah bagi seorang Johhny Depp, kita tahu Johhny Depp paling lihai memerankan karakter-karakter nyentrik macam Mad Hatter (Alice in Wonderland), Willy Wonka (Charlie and The Chocolate Factory) dan Jack Sparrow (Pirates of Carribean). Namun disini tidak hanya Johhny Depp yang berhasil memainkan karakternya dengan apik, setiap aktor dan aktris yang berperan di film ini juga berhasil memerankan perannya masing-masing dengan sempurna layaknya mereka tahu betul apa yang diinginkan oleh Tim Burton dan para penonton.

Sampai saat ini rating yang tertera di IMDB untuk Dark Shadows adalah 6.6 dan Dark Shadows berhasil masuk peringkat ke-2 Box Office dengan meraup keuntungan sebesar $ 29.7 M.

Menurut saya pribadi film ini lucu, cukup menghibur dan menarik. Jadi penilaian saya untuk film ini adalah

 

Mengenal Cloud Computing

Dewasa ini kata Cloud Computing telah menjadi sebuah “Hot Word” di dunia teknologi informasi dan komunikasi, cloud computing dalam bahasa Indonesia diterjemahkan menjadi komputasi awan. Secara sederhana cloud computing didefinisikan sebagai gabungan pemanfaatan teknologi komputer (komputasi) dan pengembangan berbasis internet (cloud/awan). Cloud (awan) merupakan metafora dari internet, karena pada sebuah diagram jaringan komputer, internet sering digambarkan sebagai cloud dan dalam cloud computing, cloud juga merupakan abstraksi dari infrastruktur jaringan yang rumit yang disembunyikan. Cloud computing juga dapat didefinisikan sebagai kegiatan menyelesaikan suatu proses atau perhitungan (computing/komputasi) melalui internet dengan memanfaatkan sumber daya yang dimiliki suatu kumpulan komputer yang saling terhubung di suatu tempat (server), dimana sebuah informasi yang dibutuhkan atau dihasilkan untuk proses tersebut disimpan dalam server (di internet) dan juga disimpan sementara di komputer pengguna (client).

Untuk lebih memperjelas penjelasan di atas, mari kita simak contoh berikut ini.

Sebuah perusahaan ingin memastikan semua karyawannya memiliki komputer yang di dalamnya terdapat software-software yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pekerjaan. Perusahaan tersebut harus membekali masing-masing karyawannya sebuah komputer dengan spesifikasi hardware yang sesuai, yang mampu menjalankan software-software yang dibutuhkan. Perusahaan juga harus membeli software atau lisensi software yang dibutuhkan agar bisa digunakan di setiap komputer karyawannya secara legal. Jika ada penambahan karyawan baru tentunya perusahaan juga harus membekali lagi komputer dan software untuk karyawan barunya. Hal ini dirasa sangat tidak efektif bagi perusahaan dan disinilah peran cloud computing yang dapat memberikan solusi terhadap masalah tersebut. Perusahaan tersebut kini tidak perlu membekali komputer dengan spesifikasi hardware tertentu dan juga software yang terinstall di masing-masing komputer karyawannya. Karyawan pada perusahaan tersebut hanya perlu menggunakan satu aplikasi untuk log in ke sebuah layanan berbasis web yang menyediakan semua aplikasi yang dibutuhkan bagi karyawan. Layanan cloud biasanya disediakan oleh perusahaan lain. Server remote yang dimiliki perusahaan lain ini akan menjalankan setiap aplikasi yang dibutuhkan bagi karyawan, mulai dari email, aplikasi office hingga aplikasi analisis data yang kompleks. Dengan adanya cloud computing perusahaan tersebut dapat menghemat biaya dan efisiensi lebih baik karena menggunakan anggaran yang lebih rendah untuk sumber daya dari perusahaan.

Sebagai contoh cloud computing lainnya saat ini kita dapat lihat layanan-layanan cloud computing milik Apple dan Google. untuk Apple mungkin sering kita dengar iCloud, fasilitas yang ditawarkan ketika kita membeli produk-produk Apple yaitu Mac, iPad, iPhone dan iPod. iCloud ini merupakan cloud storage yang memungkinkan pengguna perangkat Apple untuk menyimpan data-data seperti musik, foto, dokumen dan lain-lainnya ke sebuah server remote dan memungkinkan data-data tersebut untuk tersinkronisasi langsung ke perangkat Apple milik kita lainnya, seperti jika kita mengambil foto dan mengunduh lagu dari iPhone kita, secara langsung foto dan musik tersebut juga tersedia di iPad atau macbook milik kita.

Layanan Cloud milik apple, iCloud

Untuk layanan cloud milik google kita dapat lihat Google Docs, sebuah aplikasi pengolah kata, spreadsheet, gambar dan presentasi berbasis web yang memungkinkan pengguna mengedit berkas melalui web sehingga pengguna tidak perlu menginstall aplikasi-aplikasi office tersebut di dalam komputernya. Hasil pengolahan dokumen Google Docs tersebut dapat disimpan dalam perangkat pengguna ataupun disimpan secara online.

Salah satu layanan Cloud milik Google, Google Docs

Arsitektur Cloud Computing

Untuk arsitektur cloud computing, akan lebih mudah dipahami jika kita membaginya ke dalam dua bagian, yakni front-end dan back-end. Keduanya terhubung melalui sebuah jaringan internet. Front-end terletak pada sisi pengguna atau client, sedangkan back-end adalah bagian “cloud/awan” dalam sistem ini.

Front-end mencakup komputer (atau jaringan komputer) client, dan aplikasi yang diperlukan untuk mengakses sistem cloud computing. Tidak semua sistem cloud computing memilikin interface yang sama. Untuk mengakses layanan Web 2.0 seperti email berbasis web hanya dibutuhkan web browser biasa, seperti Firefox, Internet Explorer, atau Opera.

Namun, adapula sistem cloud computing yang memiliki aplikasi sendiri (proprietary) yang harus diinstall di komputer client. Sementara itu, pada sisi back-end dari sistem cloud computing terdapat beragam komputer, server, dan sistem penyimpanan data, yang kesemuanya menciptakan “cloud/awan” bagi layanan komputasi.

Secara teori, sebuah sistem cloud computing mencakup semua program komputer yang dapat kita bayangkan, dari data processing hingga video game. Biasanya, setiap aplikasi dijalankan dan memiliki server sendiri (dedicated server). Sebuah server pusat mengatur jalannya sistem, seperti memonitor lalu lintas, dan permintaan client untuk memastikan semuanya berjalan dengan baik.

Arsitektur sederhana dari sebuah cloud computing

Mengenal Lebih Dekat Teknologi Layar Digital

Teknologi layar digital saat ini berkembang sangat pesat, mungkin kita sering membaca istilah dari jenis-jenis layar ini dari spesifikasi perangkat pada telepon seluler, laptop ataupun televisi kita. Pada perangkat tersebut ada yang menggunakan layar Plasma, LCD (Liquid Crystal Display), OLED (Organic Light Emmiting Diode), AMOLED (Active Matrix Organic Light Emmiting Diode) dan QLED (Quantum Dot Light Emmiting Diode). Perkembangan teknologi layar ini memungkinkan layar untuk menampilkan gambar yang lebih jernih dan dengan konsumsi daya yang lebih kecil. Mari kita berkenalan lebih dekat dengan jenis-jenis teknologi layar digital tersebut.

Layar Plasma

Layar Plasma biasanya ditemukan pada televisi. Biasanya televisi yang memiliki ukuran besar menggunakan jenis layar ini. Layar jenis ini memiliki kontras yang sangat baik, antara warna hitam gelap dan putih terangnya. Layar ini mulanya digunakan untuk menggantikan posisi layar televisi tabung sinar katoda atau CRT (Cathode Ray Tube). Namun saat ini teknologi layar Plasma pun sudah tergantikan kehadirannya dengan layar LCD. Layar plasma ini memiliki kekurangan yaitu membutuhkan daya yang besar, dan sulit jika diimplementasikan ke perangkat yang memiliki ukuran layar kecil sehingga kita tidak pernah menjumpai telepon seluler yang menggunakan layar plasma.

LCD (Liquid Crystal Display)

Teknologi layar ini merupakan teknologi yang saat ini paling banyak digunakan. Kita dapat menjumpai teknologi layar ini pada televisi, monitor pc, dan telepon seluler. Berbeda dengan layar plasma teknologi ini bisa diterapkan untuk layar yang lebih kecil. LCD bekerja dengan memproduksi gambar hitam dan berwarna dengan melakukan seleksi cahaya yang dipancarkan oleh serangkaian lampu teknologi CCFLs (Cold Cathode Fluerescent Lamps) di bagian belakan layarnya. Jutaan lampu tersebut akan dinyalakan dan dimatikan melalui LCD shutter dengan melewatkan cahaya putih dengan intensitas tertentu. Setiap shutter akan digabungkan dengan filter warna yang akan melewatkan warna Red, Green, dan Blue (RGB). Shutter dan Filter masing-masing merupakan sub-pixel berukuran sangat kecil, dan secara kasat mata membentuk gabungan yang disebut dengan pixel. Untuk teknologi layar telepon seluler kita sering mendengar layar TFT (Thin-film Transistor). Layar TFT ini merupakan salah satu tipe layar LCD, dan merupakan tipe LCD yang paling banyak digunakan saat ini karena memiliki tampilan gambar yang paling tajam, terang dan respon yang cepat diantara tipe-tipe layar LCD lainnya. Meskipun layar LCD ini bisa dikatakan lebih baik ketimbang layar Plasma namun layar LCD juga mempunyai kelemahan, diantara kelemahannya yang paling jelas adalah refresh rate dan respon time yang rendah dibandingkan layar Plasma sehingga membuat gambar di layar terkadang buram.

Layar LCD tipe TFT yang banyak digunakan pada layar telepon seluler

OLED (Organic Light Emitting Diode)

Pada dasarnya OLED ini merupakan pengembangan teknologi layar LED, dan LED sendiri merupakan pengembangan lebih lanjut dari layar LCD. Dimana pada layar LED menggunakan LED backlight sebagai pengganti cahaya flourescent pada layar LCD, namun pada Layar OLED ternyata backlight sudah tidak digunakan lagi karena OLED menggunakan beberapa lapisan organik untuk pencahayaannya sehingga OLED memiliki keunggulan dari sisi konsumsi daya, dan layar OLED lebih tipis ketimbang layar LCD dan layar LED biasa. Selain itu layar OLED juga memiliki respon yang sangat cepat sehingga mencegah gambar blur, layar OLED juga memiliki ketajaman gambar yang sangat tinggi. Kelemahan OLED adalah diharganya yang lebih mahal ketimbang LCD dan Plasma.

AMOLED (Active Matrix Organic Light Emmiting Diode)

Teknologi layar ini merupakan bentuk perkembangan dari teknologi layar sebelumnya, yang dikenal dengan nama Thin Film Transistor (TFT). Teknologi ini merupakan hasil perpaduan antara teknologi OLED dan active matrix TFT LCD konvensional. Teknologi Layar AMOLED ini awalnya dikeluarkan oleh Samsung dan kemudian Samsung meluncurkan inovasi terbaru yaitu teknologi layar sentuh berbasis teknologi AMOLED yang menjadikannya layar sentuh berbasis AMOLED pertama di dunia.Teknologi AMOLED tersebut memiliki fungsi sentuh (touchscreen) secara langsung, bukan melalui lapisan kedua di atas layarnya. Metode baru tersebut dilakukan melalui penambahan sensor pada sel organik dari LED. Teknologi layar AMOLED ini mempunyai kelebihan dalam menampilkan gambar yang sangat jernih dan tajam. Layar AMOLED ini juga memiliki tingkat kecerahan (brightness) yang tinggi dalam tampilannya. Warna yang ditampilkan pada layar AMOLED juga lebih stabil. Layar AMOLED ini memiliki tiga varian yaitu Super AMOLED, Super AMOLED Plus dan HD Super AMOLED yang dapat kita jumpai pada smartphone Samsung yang terbaru. Tentunya ketiga varian tersebut menawarkan kemampuan teknologi layar yang lebih canggih ketimbang layar AMOLED biasa. Layar AMOLED ini memiliki kekurangan yaitu tampilan sub-pixel warna biru akan berkurang (mengalami degradasi) lebih cepat ketimbang sub-pixel warna merah dan hijau seiring berjalannya waktu.

Smartphone terbaru Samsung yaitu Samsung Galaxy SIII yang menggunakan layar HD Super AMOLED

QLED (Quantum Dot Light Emmiting Diode)

Teknologi layar yang paling baru saat ini dan masih dalam tahap penyempurnaan. Teknologi layar ini dikembangkan oleh NanoPhotonica. Beberapa perusahaan manufaktur terkemuka dikabarkan sudah melakukan negosiasi dengan NanoPhotonica untuk memulai produksi perangkat yang menggunakan QLED sesegera mungkin. Teknologi layar QLED ini diyakini lebih baik ketimbang OLED dalam banyak hal. Dikabarkan teknologi layar QLED ini menawarkan kualitas gambar yang tentunya lebih baik dan juga mengurangi konsumsi daya hingga 30%.

Trilogi The Hunger Games [review]

Trilogi The Hunger Games ini terdiri dari buku pertama yang berjudul “The Hunger Games”, kemudian “Catching Fire” dan buku terakhir yang berjudul “Mocking Jay”. Trilogi ini menceritakan tentang sebuah dinasti pemerintahan yang sangat berkuasa dan adidaya yang dipimpin oleh seorang diktator. Tersebutlah negara Panem namanya. Negara Panem ini memiliki ibu kota negara yaitu Capitol yang dikelilingi dua belas distrik. Distrik-distrik yang terdapat pada Panem bekerja untuk memenuhi kebutuhan di negeri Panem tersebut. Masing-masing distrik memiliki tanggung jawab yang berbeda-beda, ada distrik yang bertanggung jawab sebagai sumber pertambangan, ada distrik yang bertanggung jawab untuk mengolah ladang pertanian, ada distrik yang memproduksi peralatan dan penelitian elektronik, ada juga distrik yang bertugas mengolah hasil laut, kemudian terdapat juga distrik yang khusus memproduksi bahan-bahan tekstil. Namun ternyata terdapat kesenjangan sosial di antara distrik-distrik tersebut. Ada dua distrik yang sepertinya menjadi kesayangan dari Panem, distrik tersebut adalah distrik 1 yang merupakan penghasil barang-barang mewah dan perhiasan dan juga distrik 2 yang merupakan pusat pertahanan militer bagi Panem. Kesejahteraan distrik-distrik selain distrik kesayangan Panem tersebut juga dinilai memprihatinkan. Masing-masing hasil bumi dan hasil produksi dari distrik-distrik tersebut dialokasikan ke Ibu Kota Negara yaitu Capitol. Kebanyakan distrik-distrik tidak mendapat bagian yang berimbang, distrik-distrik hidup di dalam kemiskinan. Kebanyakan distrik-distrik tersebut pun tampak bagaikan kota atau bahkan desa kumuh yang tertinggal. Sangat kontras jika dibandingkan dengan Capitol. Gedung-gedung mewah yang megah menjulang tinggi ke angkasa. Fasilitas-fasilitas modern dan canggih dapat ditemukan disana. Penduduk Capitol tampak hidup bermewahan bahkan digambarkan penduduk Capitol hampir setiap hari selalu berpesta pora. Bagi yang sudah melihat film The Hunger Games, mungkin kita akan mengira jika penduduk-penduduk Capitol semuanya adalah Lady Gaga dan Nicki Minaj karena penampilan-penampilan penduduk Capitol yang tampak glamour dipadu dengan pakaian, tata rias wajah dan warna rambut yang aneh dan mentereng.

Untuk lokasi Panem ini digambarkan berada di Amerika Utara, namun penulis (Suzzane Collins) tidak menjelaskan batas-batas wilayah dari negeri Panem tersebut. Bahkan setting waktu untuk trilogi The Hunger Games ini tidaklah jelas, yang jelas setting waktu untuk trilogi buku ini adalah sekitaran waktu di masa depan.

Pada trilogi ini dikisahkan tentang permainan yang dinamakan “The Hunger Games”. Permainan ini mewajibkan masing-masing distrik untuk mengirimkan dua peserta (satu laki-laki dan satu perempuan) yang berusia antara 12-18 tahun untuk mewakili masing-masing distriknya dan akan diadu dalam sebuah arena pembantaian. Masing-masing peserta harus bertahan hidup hingga permainan menyisakan satu orang peserta yang mampu bertahan untuk dinobatkan menjadi pemengang. Para peserta harus bertahan dalam arena yang sudah ditentukan, arena pertarungan biasanya merupakan tiruan dari alam liar sehingga para peserta harus mencoba untuk bertahan hidup dari ganasnya alam dan melindungi diri dari ancaman peserta lain. Para peserta dari masing-masing distrik dipilih melalui undian. Masing-masing distrik harus memasukkan nama anak yang berusia 12-18 tahun untuk nantinya diundi. Terdapat pihak yang bertanggung jawab untuk masing-masing distrik tersebut, perwakilan dari pihak tersebut kemudian memilih dua nama anak secara acak dari distrik tersebut dengan cara mengambil kertas dari sebuah wadah yang berisi nama-nama calon peserta (wadah untuk peserta laki-laki dan perempuan dipisah). Dua peserta yang terpilih tadi kemudian dikirim ke Capitol dan bergabung dengan para peserta dari distrik lainnya. Para 24 peserta yang terpilih kemudian mengikuti pelatihan bertahan hidup dan cara bertarung di tempat pelatihan khusus di Capitol. Hingga waktu yang ditentukan tiba untuk para peserta terjun ke arena. Permainan ini pun disiarkan melalui televisi ke seluruh antero negeri Panem, dari awal pengundian peserta masing-masing distrik, saat mereka latihan di Capitol dan hingga saatnya mereka terjun ke Arena untuk bertahan hidup. Hunger Games diadakan setiap setahun sekali guna memperingati Masa Kegelapan 75 tahun lalu, dimana Panem saat itu dilanda pemberontakan dari masing-masing distriknya. Pemberontakan ini mengakibatkan lenyapnya satu distrik yaitu distrik 13. The Hunger Games ini diadakan guna memperingati kejadian tersebut, dan Panem ingin menunjukkan kepada seluruh distrik kalau mereka tidak akan berdaya melawan kekuatan Panem. Para penduduk dipaksa menonton perwakilan masing-masing distrik untuk saling bunuh atau terbunuh di arena tanpa mereka bisa melakukan apa-apa. Berusaha memunculkan rasa takut dan menjadikan rasa takut sebagai  senjata pemerintah untuk mengendalikan warganya. Itulah tujuan awal dari The Hunger Games.

Pada trilogi ini tokoh utama berasal dari distrik 12, distrik penambangan batu bara. Tokoh utama pada trilogi ini bernama Katniss Everdeen. Kemunculan Katniss mulanya membuat heboh seluruh Panem, karena Katniss dengan suka rela menggantikan adiknya yang berusia 12 tahun yang bernama Prim Everdeen. Peraturan dari Hunger Games memang memperbolehkan para peserta yang terpilih untuk digantikan oleh orang yang bersedia menggantikan posisi peserta yang terpilih. Katniss kemudian berdampingan dengan seorang anak laki-laki yang terpilih, yang bernama Peeta Mellark. Sebelum kepergian Katniss ke Capitol, Katniss menitipkan adik dan ibunya ke sahabatnya Gale Hawthorne karena Katniss sudah tidak memiliki ayah sehingga ia merasa sahabat dekatnya bisa melindungi keluarganya.

Pada buku pertama lebih menceritakan kisah Katniss Everdeen dalam menghadapi kehidupannya yang miskin di distrik 12 dan bagaimana seorang Katniss Everdeen memiliki rasa sayang yang besar kepada adiknya dengan menggantikan posisinya di Hunger Games. Diceritakan pula dalam buku pertama ini ternyata Katniss memiliki kemampuan berburu yang baik dan ini menjadikannya peserta yang termasuk diperhitungkan di dalam Hunger Games. Tak itu saja kisah percintaan Katniss pun  disorot pada buku pertama ini. Awalnya adalah ketika Peeta Mellark mengungkapkan perasaan cintanya kepada Katniss melalui sebuah Talk Show yang diadakan sebelum The Hunger Games dimulai. Seantero Panem pun mengetahui hal ini dan langsung menjuluki mereka “pasangan malang dari distrik 12” karena The Hunger Games hanya memiliki satu pemenang di akhir dan mereka tentunya tidak akan bisa bersatu karena salah satu dari mereka harus mati.

Pada buku ke dua yaitu “Catching Fire”, Katniss Everdeen dan Peeta Mellark ternyata berhasil keluar sebagai pemenang Hunger Games. Buku ke dua ini menceritakan tentang api pemberontakan yang sudah mulai tersulut di beberapa distrik karena ulah Katniss Everdeen selama Hunger Games. Presiden Snow pemimpin dari Panem mengancam Katniss secara langsung untuk meredakan kegelisahan penduduk distrik pada saat tur kemenangannya. Keluarga dan orang-orang yang disayangi Katniss pun menjadi taruhannya. Buku ini tentunya juga tetap dibumbui kisah percintaan, bahkan dalam Catching Fire kisah percintaan Katniss yang dihadirkan semakin rumit dengan kehadiran Gale, kisah cinta segitiga pun mulai muncul diantaranya.

Buku terakhir, “Mockingjay” menceritakan tentang pemberontakan yang sudah tidak dapat dihindarkan lagi, Panem dilanda perang. Banyak distrik yang diluluh lantakkan, Katniss menjadi simbol  pemberontakkan pada buku ini, namun semakin dia menjadi simbol pemberontakkan Presiden Snow pun membuat Katniss semakin menderita.

Secara keseluruhan trilogi The Hunger Games ini sangat bagus. Ketika membaca buku pertama dari trilogi ini, pasti para pembaca akan dibuat penasaran dan ingin segera melanjutkan ke seri buku berikutnya. Kesuksesan dari trilogi The Hunger Games ini dapat dilihat dari beberapa penghargaan yang didapatkannya, diantaranya:

•             #1 USA Today Bestseller

•             #1 New York Times Bestseller

•             #1 Wall Street Journal Bestseller

•             #1 Publishers Weekly Bestseller

•             A People magazine (Top 10) Best Book of 2009

•             A Time Magazine Best Fiction Book of 2009

•             A Publishers Weekly Best Book of 2009

•             A Kirkus Best Book of 2009

•             A 2009 BooklistEditors’ Choice

“Suzzane Collins tahu betul bagaimana mempermainkan perasaan pembaca dengan karakter-karakter yang ada di dalamnya.” – Glagah Seto S Katon

Penilaian saya untuk buku ini adalah

The Avengers [review]

Salah satu “The most awaited Movies of 2012” akhirnya rilis juga, The Avengers. Film ini perdana diputar di Indonesia pada hari Jumat, 4 Mei 2012 dan animo masyarakat Indonesia terhadap film ini sangat bagus. Hampir bisa kita lihat bioskop di Indonesia memutar film ini 2 bahkan 3 studio, dan hebatnya lagi sampai saat penulis menulis review ini (sudah 5 hari ketika The Avengers pertama kali diputar) masih banyak rekan-rekan di twitter yang katanya selalu kehabisan tiket untuk menonton The Avengers. Bioskop selalu terlihat penuh dengan pengantri tiket yang akan menyaksikan The Avengers. Keberhasilan The Avengers ini juga bisa dilihat dari keuntungan yang didapat setelah tiga hari pemutarannya di Amerika Serikat dan Kanada, The Avengers mendapatkan keuntungan sekitar US$ 200 juta atau Rp 1,8 Triliun, memecahkan rekor perolehan keuntungan tiga hari pemutaran yang sebelumnya dipegang oleh Harry Potter: The Deathly Hollows Part2 yang saat itu meraup keuntungan US$ 169 juta.

Film ini sendiri mengisahkan tentang 6 superhero yang tergabung ke dalam sebuah proyek The Avengers, sebuah proyek yang diprakarsai oleh organisasi S.H.I.E.L.D. Proyek ini bertujuan mengumpulkan orang-orang yang memiliki kemampuan super untuk melindungi kedamaian di dunia. S.H.I.E.L.D sendiri muncul pada awalnya di film Iron Man 2 dimana terdapat 3 orang anggota S.H.I.E.L.D yang ikut turut berperan dalam film tersebut. Anggota S.H.I.E.L.D yang muncul pada film Iron Man 2 tersebut adalah Nick Fury (direktur S.H.I.E.L.D), Black Widow dan Agen Phil Coulson. Bahkan di akhir film Iron Man 2, Nick Fury menawarkan Tony Stark untuk bergabung ke dalam proyek The Avengers dengan melakukan serangkaian tes kelaikan untuk Tony Stark. Namun ternyata inti cerita dari film The Avengers ini diangkat atau bisa dikatakan lanjutan dari film Marvel lainnya yaitu Thor.

Dikisahkan di akhir cerita dari film Thor, adik angkat yang juga musuh dari Thor (Chris Hemsworth) yaitu Loki (Tom Hiddleston) ternyata berhasil selamat setelah berduel dengan Thor. Kisah Loki pun berlanjut di film The Avengers ini, Loki berencana membalaskan dendamnya kepada Thor dengan cara menginvasi bumi, karena bumi dinilai memiliki kedekatan khusus dengan Thor, bumi pun ternyata menyimpan Tesseract, sebuah benda yang mempunyai kekuatan dahsyat yang bisa membuka portal dimensi ruang dan waktu sehingga memudahkan Loki dalam membawa pasukannya untuk menginvasi bumi. Pada awal cerita kita akan disuguhkan pemandangan dari markas besar S.H.I.E.L.D dimana di dalamnya para peneliti yang dipimpin oleh Nick Furry (Samuel L. Jackson) sedang melakukan percobaan terhadap Tesseract, namun secara tiba-tiba Tesseract tersebut kemudian aktif dan membuka portal penghubung antara Bumi dengan dunia Asgard. Loki pun tiba-tiba muncul dari portal yang terbuka tersebut. Kedatangan Loki di markas S.H.I.E.L.D tidak bisa diantisipasi para anggota S.H.I.E.L.D, beberapa anggota S.H.I.E.L.D seperti Dr. Erik Selvig (Stellan Skarsgård) dan agen Clint Barton/Hawkeye (Jeremy Renner) disihir agar memihak kepada Loki. Bahkan akibat penyerangan Loki markas S.H.I.E.L.D pun dibuat hancur berkeping-keping, dan Loki berhasil lari dengan membawa Tesseract.

Untuk mendapatkan Tesseract kembali dan melindungi dunia dari ancaman Loki mau tidak mau Nick Fury harus segera menjalankan proyek The Avengers. Nick Fury kemudian mengumpulkan beberapa orang yang mempunyai kemampuan super, orang-orang tersebut adalah Natasha Romanoff/The Black Widow (Scarlett Johansson), Bruce Banner/Hulk (Mark Ruffalo), Steve Rogers/Captain America (Chris Evans) dan Tony Stark/Iron Man (Robert Downey, Jr.). Nick Fury bersama dua agen kepercayaannya, Phil Coulson (Clark Gregg) dan Maria Hill (Cobie Smulder) ternyata mengalami kesulitan dalam menyatukan para superhero tersebut, karena masing-masing superhero memiliki egonya masing-masing, merasa paling benar dan paling kuat. Kedatangan Thor dari Asgard pun awalnya malah memperburuk keadaan meskipun maksud kedatangan Thor juga untuk melumpuhkan Loki. Alhasil Nick Fury dipaksa berpikir keras untuk menyatukan mereka dan harus berpacu dengan waktu untuk menyelamatkan Bumi dari ancaman Loki.

Pada film The Avengers ini meskipun banyak karakter yang harus dimunculkan, namun setiap superhero yang tergabung di dalamnya ternyata mendapatkan porsi pencitraan yang berimbang, bahkan bagi saya yang melewatkan film Captain America dibuat mengerti dengan adegan kilasan masa lalu dari si Captain America tersebut. Dialog-dialog para karakter juga cukup merepresentasikan kepribadian masing-masing karakternya. Selain disuguhi dengan aksi-aksi pertarungan yang memukau, kita juga disuguhi dengan humor-humor cerdas baik dalam bentuk dialog maupun dalam bentuk tindakan aksi dari para karakter yang ada.

Kredit khusus memang patut diberikan kepada sang Director Joss Whedon, dengan sentuhannya The Avengers menjelma menjadi film Marvel yang tersukses. Sampai saat ini rating yang tertera pada IMDB untuk The Avengers ini adalah 8.8 rating tertinggi diantara film-film Marvel lainnya. Tidak salah lagi jika The Avengers ini merupakan film yang paling ditunggu pada tahun 2012 ini dan film yang memang wajib untuk ditonton.

Penilaian saya untuk film ini adalah

Juventus Campione d’Italia 2011/2012

Hari ini hari Selasa, tepat dua hari yang lalu Juventus resmi dinobatkan menjadi juara serie A Italia untuk musim 2011/2012. Euforia keberhasilan Juventus dalam meraih scudetto sampai malam ini pun masih sangat terasa. Timeline saya di twitter dalam 2 hari ini masih berkutat tentang kemenangan Juventus begitu pula dengan rekan-rekan Juventini yang saya follow. Mungkin bagi followers saya yang bukan juventini merasa terganggu akan hal ini, mungkin dalam hati mereka berkata “buset ini anak lebay banget yak, dari kemarin ngetweet juve mulu!”. Tak apalah toh saya juga sudah minta maaf lewat twitter kalau-kalau memang saya secara tidak sengaja melakukan spam, memenuhi timeline mereka yang bukan Juventini dengan tweet Juventus saya.

Oke lalu apa sih sebenarnya yang membuat saya dan rekan-rekan Juventini lainnya merasa heboh banget sampai-sampai euforia keberhasilan scudetto ini terasa berhari-hari. Ini soal penantian selama kurang lebih 6 tahun. Bagi saya yang cuma mendukung Juventus sebagai tim favorit, hal ini tentu sangat spesial setelah tim favorit saya puasa gelar bertahun-tahun. Puasa gelar Juventus yang notabene tim paling perkasa se-Italia adalah hal yang tidak biasanya terjadi. semua ini dikarenakan 6 tahun yang lalu Juventus terlibat skandal calciopoli yang kita semua tahu bahwa skandal ini hanyalah rekaan oleh pihak tertentu yang tidak senang melihat dominasi Juventus di Italia sangat kuat. Skandal calciopoli ini sangat mempengaruhi prestasi Juventus, setelah kasus calciopoli juventus harus merombak manajemen tim dan pemain-pemain Juventus banyak yang hijrah ke klub lain (dikarenakan Juventus saat itu didepak ke Serie B sebagai hukuman kasus calciopoli tersebut). Juventus bisa dikatakan seperti membangun tim dari awal lagi saat itu, sangat sedih melihatnya. Setelah kembali dari Serie B ternyata penampilan Juventus bukannya malah membaik, musim demi musim penampilan Juventus semakin buruk. Musim lalu pun Juventus bahkan tidak bermain untuk kejuaraan di Eropa, jelas semakin banyak tifosi lain yang mencemooh Juventus, kepopuleran Juventus merosot tajam! Anak-anak jaman sekarang hanya kenal tim sepak bola Barcelona, Real Madrid, Manchester United, Manchester City, AC Milan dan Inter Milan. Salah satu buktinya adalah teman adik perempuan saya yang masih duduk di bangku SMP. Adik saya tahu betul saya seorang Juventini, ketika itu dia iseng mencoba menanyakan tentang Juventus kepada salah seorang temannya yang katanya penggila bola, ketika ditanya teman adik saya tersebut menjawab “apaan juventus, ah juve mah hoki doang, lihat aja nanti kalah terus!”. Perjuangan mendukung juventus 6 tahun belakang ini sangat penuh perjuangan air mata dan luka di hati. Banyak tifosi-tifosi tim lain yang sering meremehkan Juventus bahkan menghina, mengait-ngaitkan Juventus dengan skandal calciopoli yang sebenarnya tidak benar adanya.

Yah, dari alasan di ataslah yang memang membuat scudetto kali ini terasa sangat spesial. Saya dan Juventini di seluruh dunia sangat bahagia seperti bermimpi! Kali ini seluruh dunia harus dipaksa kembali melihat keperkasaan Juventus. Sampai tersisa satu pertandingan lagi Juventus belum terkalahkan, satu-satunya tim di liga top eropa yang belum terkalahkan hingga menjelang satu pertandingan tersisa. Semoga hingga musim ini resmi ditutup Juventus tetap menjadi tim yang tidak terkalahkan dan ini akan menjadi musim paling spesial yang pernah saya rasakan dalam membela Juventus. FORZA JUVENTUS PER SEMPRE!!!