Transcendence (2014) vs Batman Beyond: Lost Soul (1999) [review]

LINEcamera_share_2014-07-31-14-49-48Tepatnya tiga bulan lalu, saya menyaksikan film berjudul Transcendence (2014) yang tokoh utamanya diperankan oleh Johnny Depp. Film tersebut menceritakan seorang ilmuwan bernama Will Caster (Johnny Depp) yang terkenal di bidang kecerdasan buatan. Will mencipatakan sebuah komputer super canggih yang dapat mengimitasi kecerdasan bahkan emosi manusia. Namun penelitian  tersebut ternyata membuat sebagian pihak tidak setuju. Pihak ini dikenal sebagai pihak anti teknologi, dimana manusia tidak akan dan tidak mungkin bisa digantikan dengan kecerdasan buatan dalam bentuk apapun. Serangan frontal pun dilakukan oleh pihak ekstrimis anti teknologi ini. Serangkaian serangan terorisme dilakukan di laboratorium milik Will Caster dan berujung dengan tindakan percobaan pembunuhan Will Caster. Will Caster yang dalam kondisi kritis karena tertembak dengan peluru yang mengandung radiasi tingkat tinggi ini divonis akan kehilangan nyawanya dalam beberapa bulan ke depan. Istri Will yang juga merupakan ilmuwan Evelyn Caster (Rebecca Hall) tidak tinggal diam, visi dan misi milik Will Caster yang belum tercapai membuatnya ingin men-digitalized atau mengkonversi otak Will kebentuk digital untuk kemudian di unggah ke super komputer ciptaan Will. Will Caster pun akhirnya setuju, setelah raga Will Caster tidak mampu lagi melawan racun akibat radiasi, otak Will sepenuhnya sudah mampu di konversi ke bentuk digital. Will Caster yang hidup dalam bentuk digital merasa resource yang dimilikinya saat itu tidak cukup sehingga dia meminta istrinya untuk menyambungkan dirinya secara online dengan jaringan internet yang ada agar memiliki resource yang tidak terbatas. Disinilah intrik cerita film tersebut, dimana Will Caster memiliki semua informasi yang ada di dunia ini, dan dengan terhubung online Will dapat mengendalikan dunia.

Film Transcendence tersebut ternyata hampir sama dengan salah satu episode serial Batman Beyond: Lost Soul (1999), entah mengadopsi atau terinspirasi dari cerita tersebut. Diceritakan di episode Lost Soul, seorang ilmuwan genius bernama Robert Vance yang memiliki perusahaan Vance Enterprise yang bergerak dibidang perangkat komputer super canggih dalam kondisi kritis karena penyakit dan faktor usia yang dialaminya. Namun dengan kondisi kritis yang dialaminya Vance tidak mau menyerah, didorong ambisi perjuangan hidupnya dan rasa tidak percaya terhadap kemampuan cucunya untuk meneruskan perusahaannya juga penelitiannya. Robert Vance lantas meminta cucunya untuk men-digitalized otaknya untuk kemudian mengunggah bentuk konversi digital Robert Vance secara online. Gotham pun dikuasai oleh Robert Vance digital. Di episode ini Robert Vance bahkan mampu menguasai jubah Batman Beyond, karena jubah Batman Beyond ini merupakan jubah paling canggih dimana terdapat rangkaian-rangkaian elektronik yang mampu menambah kekuatan pemakaianya, jubah ini pun terhubung secara online karena di serial Batman Beyond pengguna jubah ini seorang pemuda bernama Terry Mcginnis yang selalu terhubung dan senantiasa menjalankan instruksi Kakek Bruce Wayne di Bat Cavenya. Semua komputer di Bat Cave terpaksa dimatikan dengan adanya peretasan secara massive di jaringan internet Gotham. Tujuan Robert Vance pun diakhir cerita hampir sama dengan Will Caster dimana pada akhirnya bentuk digital tidak akan cukup untuk memenuhi hasrat mereka. Robert Vance dan Will Caster sama-sama menginginkan raga/tubuh manusia.

Dengan tema cerita yang sama Transcendence memiliki nilai plus dibandingkan Batman Beyond: Lost Souls, diantaranya Transcendence memiliki durasi tayang lebih panjang, selain itu berdasarkan lingkungan teknologi saat film ini dibuat memungkinkan film tersebut memiliki alur cerita yang lebih detail dan kompleks. Sedangkan untuk serial Batman Beyond walaupun dengan tema yang sama karena keterbatasan durasi serial (biasanya kurang lebih 30 menit) alur cerita lebih sederhana, namun episode Lost Soul tetap memiliki nilai plus yaitu diadaptasinya cerita tersebut atau setidaknya mampu menginspirasi Transcendence, karena pada tahun 1999 episode Batman Beyond: Lost Soul ini ditayangkan, memiliki sebuah gagasan cerita seperti ini sangatlah luar biasa, kalau ditilik lagi saat itu dunia belum terhubung secara online semuanya layaknya dewasa ini, sebuah ide cerita yang extraordinary yang membuktikan cerita serial Batman selalu AWESOME dan Batman selalu BADASS 🙂 ..

Advertisements

One thought on “Transcendence (2014) vs Batman Beyond: Lost Soul (1999) [review]

  1. Pingback: transcendence (2014) | just my rating

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s