Ulasan Paruh Musim: Juventus Bersama Max Allegri, Yay or Nay?

IMG_20150119_025832

Kepergian Conte musim ini memaksa saya untuk menulis tentang “Analisis: Kepergian Conte dari Juventus Sebab dan Akibatnya” diawal musim serie A 2014/2015, maka dengan adanya artikel tersebut saya merasa berkewajiban untuk mengulas kelanjutan dari hipotesis-hipotesis yang saya berikan ketika Juventus ditangani Max Allegri, apa saja perubahan Juventus ketika ditangani Allenatore Max Allegri. Ditutup dengan kemenangan 4-0 dari Hellas Verona pada Senin dini hari kemarin maka resmi setengah musim sudah dilewati dan Juventus berhasil mempertahankan posisi pertama sehingga layak dinobatkan menjadi juara paruh musim atau Winter Champion.

Setengah musim sepertinya cukup untuk menimang-nimang apakah Max sukses menangani Juventus. Bagi saya pribadi jawabannya adalah Yay!. Setelah berbagai keraguan banyak menghinggapi para pendukung Juventus, termasuk saya. Tapi semua itu berhasil dimentahkan. Saya ingat ketika banyak cibiran menghampiri Max, dia hanya menjawab bahwa dia hanya akan membuktikan dengan aksi dan sikap profesonalitasnya untuk mempertahankan tren kemenangan yang Juventus punya, untuk meraih hati para Juventini di seluruh dunia. Perubahan pelatih tentunya akan merubah gaya permainan meskipun pelatih tersebut berusaha mempertahankan formasi pelatih terdahulu.

Kalau kita membicarakan gaya permaianan, ya disinilah Juve versi Max terlihat sangat berbeda dengan versi Conte, meskipun awalnya sama-sama menggunakan formasi 3-5-2 anak-anak asuh Max ini bermain dengan tempo lebih cepat. Bahkan dapat dikatakan Juve yang sekarang mampu melakukan serangan balik yang cepat, efektif dan mematikan dimana hal ini sebelumnya tidak bisa dilakukan oleh Conte.

20150121022021

Max memang terkenal dengan permainan tempo cepat, dari sisi tengah pemain harus bisa langsung menggedor pertahan lawan dengan sangat cepat oleh karenanya Max sebenarnya sangat senang pemain tengah dengan fisik kuat, inilah alasan para fans mulanya ragu Max akan cocok dengan gaya bermain Pirlo, pemain flamboyan satu ini diprediksi tidak akan cocok dengan formasi dan gaya bermain Max layaknya di AC Milan dulu. Hal ini ternyata tidak terbukti, disinilah menurut saya awal kunci keberhasilan Max. Dulu Allenatore Max terkenal tidak mampu menjalin chemistry baik dengan para pemainnya, Max seringkali terlihat sulit menyatu dengan para pemainnya tidak seperti Conte. Di Juventus (sampai sejauh ini) hal tersebut tidak ditunjukkan Max Allegri. Kedewasaan Max terlihat di Juventus dengan mengalah tidak membiarkan egonya menguasainya mencoba menjalin hubungan lebih dekat juga melihat lebih dalam kemampuan dan gaya bermain para pemain-pemainnya, dengan tetap mempertahankan formasi Conte yang bergantung dengan Pirlo sebagai arsitektur lapangan tengah. Voila ternyata hal ini berhasil, saat Juventus ingin bermain dengan tempo cepat ala-ala Allegri Juventus sudah memiliki Vidal, Marchisio, dan Pereyra. Ketika Juventus ingin menjaga tempo dengan bermain lambat Juventus punya Pirlo dan Pogba yang tidak segan-segan tetap membahayakan gawang lawan dengan tiba-tiba.

Juventus yang berbekal segudang pemain tengah dengan kualitas tinggi ini pada akhirnya membuat Allegri memikirkan skema formasi lainnya, skema formasi favoritnya tentunya yaitu 4-3-1-2. Dimana dengan formasi itu Pirlo, Pogba, Marchisio dan Vidal dimainkan bersamaan, vidal atau Pereyra biasanya menempati posisi dibelakang kedua striker layaknya seorang trequetista bisa dibilang strategi ini cukup berhasil, hal ini memungkinkan Allegri dapat menjalankan strategi tempo cepat kemudian switch ke tempo lebih lambat secara mulus guna melakukan total domination di pertandingan.

Selain berhasil mempertahankan posisi pertama hingga tengah musim Juventus juga berhasil lolos ke fase babak 16 besar Liga Champions. Secara mengejutkan Juventus juga masih memiliki Grinta, mulanya dengan tidak adanya Conte sang motivator ulung saya akan memprediksi Juventus akan kehilangan Grintanya, hal ini terbukti juga terpatahkan beberapa kali Juventus mampu balik dari ketertinggalannya, seperti ketika menghadapi Olympiakos tertinggal 1-2 namun dengan seketika bisa membalik keunggulan menjadi 3-2, juga ketika menghadapi Torino, gol indah dari Pirlo di detik-detik terakhir layaknya golden goal langsung mampu membawa Juventus menang di ajang derby tersebut.

Catatan penting, bukan berarti Max sudah sempurna untuk Juventus, Max Allegri tidak berhasil membawa Juventus menjadi juara Super Coppa Italia, Juventus kalah melawan Napoli (melalui adu pinalti 5-6). Kalau menilik kegagalan Juventus saat menghadapi Napoli di Super Coppa lebih kesisi non teknis, pertandingan tersebut berada di penghujung waktu liburan para pemain, para pemain seperti terlihat kurang berambisi meraih kemenangan setidaknya ini pendapat saya. Dimomen-momen seperti ini seharusnya Max tetap mampu memotivasi para anak-anak asuhnya untuk tetap berjuang disegala kondisi, disegala jenis pertandingan.

Kelemahan Max masih pada sisi non teknis, Max harus mampu menjadi motivasi ulung, meskipun Juventus terlihat masih memiliki Grinta namun para pemain mungkin akan berada di titik jenuhnya setelah 3 kali berturut-turut juara tanpa ada satupun ancaman berbahaya dari tim lain di tiga musim belakangan. Dari sisi teknis saya percaya Max merupakan pelatih dengan otak encer yang mampu meramu strategi-strategi jenius disetiap pertandingannya. Dengan meminimalisir kelemahan tersebut Max akan menjadi pelatih sempurna untuk Juventus. Bukan hal yang tidak mungkin jika musim ini Juventus akan berbicara banyak di Liga Champions.

Buku Elektronik atau Buku Cetak?

20141228025249

Saat ini maraknya pasar tablet juga phablet tentunya membuat hadirnya Buku Elektronik semakin menjamur. Dewasa ini jarang kita lihat orang-orang membawa kesana-kemari sebuah buku, apapun itu genre bukunya, novel, literatur pelajaran, bahkan majalah ataupun Koran. Ya semua genre buku termasuk majalah dan Koran semua sudah ada versi Elektroniknya. Banyak aplikasi pada smartphone ataupun tablet yang menyediakan Buku Elektronik baik yang berbayar maupun yang gratis.

Lahirnya tablet dan phablet, dengan ukuran layar diatas 5 inch tentunya membuat kegiatan membaca kita di gadget tersebut sangat nyaman. Kita pun tidak perlu repot-repot membawa buku yang tebalnya memakan space yang lumayan di tas bawaan kita, dengan satu gadget segala jenis bacaan dapat tersimpan dalam saku celana kita. Itu salah satu keunggulan Buku Elektronik. Tapi bukan berarti Buku Cetak tidak memiliki keunggulan, dan Buku Elektronik tidak memiliki kelemahan. Berikut pembahasan singkat masing-masing keunggulan kedua jenis buku tersebut.

Buku Elektronik

Pros

  • Praktis dan ringkas, berbagai macam buku ada dalam genggaman kita.
  • Karena kebutuhan tinggi akan penggunaan smartphone maka dapat dipastikan Buku Elektronik juga akan selalu menemani keseharian kita dimanapun kita dan smartphone kita berada.
  • Tidak perlu ke toko buku untuk mencari buku baru, aplikasi macam Scoop, Wayang Reader atau Google Playbooks sangat membantu kita untuk mendapatkan buku-buku terbaru.
  • Buku gratis. Ya banyak Buku Elektronik yang memang dibagikan secara cuma-cuma oleh penulis ataupun penerbitnya. Namun tidak jarang juga jika kita cukup cermat kita bisa memperoleh Buku Elektronik versi bajakan yang tersebar luas di dunia maya namun cara yang ini sangat tidak disarankan 🙂 .

Buku Cetak

Pros

  • Sensasi seorang kolektor, ini poin pertama dan juga poin mutlak yang mampu mengungguli semua kelebihan Buku Elektronik, ya jika kita seorang yang gemar membaca dan gemar mengoleksi buku. Tentu bentuk fisik bukan maya akan menjadi kepuasan dan kebanggaan tersendiri. Tak ada yang lebih keren bagi seorang yang gemar membaca selain rak penuh buku koleksi pribadi.
  • Kesan anak pintar, bawa buku kemana-mana dari jaman analog hingga jaman digital saya rasa masih akan membuat kita tampak pintar karena tampak rajin membaca.
  • Tidak akan kehabisan batere, smartphone dan tablet kita kehabisan batere setelah seharian memenuhi aktivitas menelepon, chatting juga bermain game saat kita ingin membaca buku, gadget kita tidak ada disana untuk memuaskan hasrat ingin membaca. Buku Cetak kita lebih dapat diandalkan tanpa mengkhawatirkan kebutuhan charging daya.
  • Lebih bersahabat saat di penerbangan, kita mungkin masih bisa menggunakan gadget kita dengan mode airplane, tapi daripada membuat awak pesawat khawatir apakah gadget kita sudah berada di mode airplane atau belum yang tentunya akan mengganggu konsentrasi membaca kita, akan lebih nyaman jika dari awal yang kita baca adalah sebuah Buku Cetak.

Kelemahan masing-masing jenis buku tersebut tentunya adalah kelebihan yang ditemukan di jenis buku yang satunya 🙂 .

Jadi, apakah anda pro Buku Elektronik atau pro Buku Cetak? Izinkan saya mengetahuinya.

Money Can’t Buy You Happiness

2014-10-22 22.27.15

Mungkin kutipan diatas sudah “so yesterday” bagi kita, bahkan tak sedikit orang yang mematahkan kutipan tersebut dewasa ini, ada yang mengatakan “Money can’t buy you happiness, but it definetly can buy you a Ferrari”. Memang, mampu membuat orang-orang di sekeliling anda berdecak kagum karena melihat anda mengendarai mobil mewah bisa menimbulkan efek bahagia dari kebanggaan memiliki sebuah mobil mewah. Padahal seyogyanya kebahagian itu sederhana, sesederhana ada yang menyiapkan segelas susu coklat hangat disetiap pagi.

Dengan banyak uang ya anda bisa saja mendapatkan itu dari sebuah café diperjalanan anda menuju kantor atau menyuruh office boy untuk membuatkan anda, tapi bagi saya tetap saja rasanya tidak akan seenak susu coklat yang dibuat dengan kasih sayang, kasih sayang seorang ibu contohnya. Sebuah susu coklat yang dibuat dengan kasih sayang akan memberikan sensasi rindu. Kebahagian macam itu memang efeknya jarang kita rasakan langsung. Nikmatnya kebahagian macam itu ditemukan saat kita dapat merasakan kembali susu coklat rasa kasih sayang tersebut, saat kita pulang ke rumah dari perantauan untuk mencari arti sebuah kedewasaan. Dahaga rindu yang terobati dengan hangatnya susu coklat rasa kasih sayang. Sesederhana itu kebahagian, susu coklat rasa kasih sayang pelipur rasa rindu yang tidak akan mampu dibeli oleh mata uang manapun.

Analisis: Kepergian Conte dari Juventus, Sebab dan Akibatnya

sempre_conte__by_nucleo1991-d6m63og

“In Conte We Trust”, sering kita lihat banner tersebut menghiasi Juventus Stadium saat Juventus berlaga. Bahkan lucunya slogan tersebut juga sering digunakan sebagai lelucon pilpres di Indonesia, para Juventini di Indonesia sering membuat poster kalau mereka lebih memilih Conte maju sebagai calon Presiden RI. Yah itu semua bentuk kecintaan kami para Juventini Indonesia terhadap Allenatore Conte.

IMG-20140716-WA0028Tapi apalah daya kecintaan ini berbentuk kecewa dan kesedihan  Conte resmi diumumkan mengundurkan diri tanggal 16 Juli 2014, seperti dilansir oleh akun twitter resmi Juventus “@juventusfcen: English subtitles of Antonio Conte’s interview are now available on our official YouTube channel. http://t.co/bjpdJAfgjR”. Semua Juventini tentunya sontak terkejut dibalut kekecewaan yang mendalam bagaimana tidak, berita ini terjadi begitu saja, tidak ada gossip berhembus yang menandakan Conte akan meninggalkan Juventus. Bahkan sehari sebelumnya latihan pra musim di Vinovo pun Conte masih melatih anak-anak asuhnya.

Diakhir musim Conte sempat menyatakan pendapatnya tentang kiprah Juventus yang tidak dapat dia tingkatkan lagi dengan squad yang ada saat ini. Ini memang mengindikasikan bahwa Conte menginginkan Juventus melakukan penyegaran dengan menggaet beberapa pemain baru incarannya. Kepergian Conte masih menjadi tanda tanya besar untuk kita semua para Juventini, diklaim oleh beberapa media di Italia Conte mengundurkan diri karena alasan kurangnya motivasi secara personal untuk melanjutkan kejayaan Juventus musim depan, namun yang menjadi pertanyaan berikutnya adalah kenapa pihak manajemen seolah-olah tidak mencegah kepergiannya? Berikut salah satu analisis ngawur dari saya sebab dan akibat terhadap kepergian Conte.

Banyak yang mengatakan alasan Conte meninggalkan Juventus adalah tidak adanya keselarasan terkait kebijakan transfer pemain antara Conte dengan pihak manajemen Juventus. Mulanya Juventus gagal menggaet Alexis Sanchez, pemain berkebangsaan Chile ini malah resmi bergabung dengan Arsenal, padahal sebelumnya Sanchez telah memiliki kesepakatan personal dengan Juventus, kedekatan Sanchez dengan rekan senegaranya Arturo Vidal dan Mauricio Isla di Juventus juga menjadi faktor utama Sanchez kala itu memilih Juventus dibandingkan club-club lain. Santer juga terdengar kabar bahwa Conte juga turut membujuk Sanchez langsung.  Namun apa daya kebijakan transfer dari pihak manajemen Juventus yang selalu berpegang teguh pada “Low Price, High Impact” banderol mahal dari Barca untuk Sanchez pun membuat pihak manajemen Juventus mundur. Tak hanya Sanchez, dikabarkan pada malam sebelum Conte mengundurkan diri Juventus ternyata gagal mendapatkan Iturbe salah satu pemain incaran Conte, Verona dikabarkan sudah sepakat dengan nilai transfer Iturbe ke Juventus namun  agen Iturbe masih tidak sepakat karena Gustavo Mascardi sebagai agen memiliki 10% nilai dari kontrak Iturbe. Gagalnya Juventus dalam menggaet Iturbe seperti langsung membulatkan tekad Conte saat itu juga untuk mengirimkan surat pengunduran dirinya ke pihak manajemen.

Selain itu saya berfikir sepertinya pihak menajemen menginginkan Juventus menurunkan tensinya, karena  3 tahun terakhir ini tensi Juventus untuk membuktikan diri begitu tinggi, penuh tekanan dan itu juga tentunya dirasakan oleh semua elemen/lapisan di Juventus termasuk jajaran Direksi dan pihak manajemen, dengan Conte tetap melatih musim depan, tentu Conte bukan seseorang dengan tipikal yang mudah puas, pasti Conte ingin tetap lebih. Pihak manajemen akan tetap merasakan tekanan kebutuhan yang tinggi. Salah satu bentuk tekanan kebutuhan yang tinggi adalah permintaan transfer Conte. Bukannya pihak manajemen tidak menginginkan Conte, tapi manajemen terkesan tidak mau memperjuangkan kalau Conte memang pergi, ya kalau boleh saya berpendapat kasarannya pihak manajemen Juventus ingin lebih santai sedikit menikmati jerih payah prestasi selama 3 tahun belakangan ini, melihat jumlah investasi yang dilakukan Juventus juga sangat besar di 3 musim yang lalu.

1405484051812

Selain sebab, saya juga berusaha membahas akibat yang terjadi di Juventus terkait kepergian Conte. Musibah sebenarnya bisa beruntun terjadi dengan kepergian Sang Allenatore, para pemain yang sudah setuju bergabung dengan Juventus seperi Morata dan Evra menyatakan penundaan transfer terkait belum adanya kejelasan siapa pelatih Juventus musim depan, tentunya besar kemungkinan alasan mereka bergabung dengan Juventus adalah ketertarikan mereka terhadap sosok Conte, bagaimana cara Conte menangani sebuah club seperti Juventus yang mulanya dirundung paceklik gelar. Conte juga terkenal mampu membuat para pemain muda bersinar di Juventus, lihatlah Pogba dan Vidal. Ternyata tak hanya pemain muda pemain veteran macam Pirlo pun dapat dipoles kembali menjadi Raja Arsitektur permainan Sepak Bola seantero negeri Italia. Tevez yang juga terkenal sebagai pemain yang sulit diatur juga takluk ditangan Conte dengan merengkup posisi ke tiga peraih gol terbanyak di Serie A Italia musim lalu. Dapat disimpulkan banyak pemain tertarik untuk dilatih Conte bukan karena prestasi Juventus yang menjadi juara 3 kali berturut-turut di Serie A Italia, atau bahkan tentunya bukan karena gemerlapnya kompetisi serie A yang memang dalam beberapa musim ini kita ketahui kalah pamor dengan EPL, Liga Spanyol, bahkan Bundesliga.

IMG-20140716-WA0008IMG-20140716-WA0009

Dari foto diatas terdapat beberapa pemain yang memang memiliki kedekatan khusus salah satunya Vidal, Conte melatih Vidal secara khusus dan terpisah sampai terkadang kondisi fisik Vidal tidak mampu mengikuti latihan yang diterapkan Conte, namun di gambar lainnya terlihat Vidal memeluk erat allenatore Conte saat ia berhasil membawa Juventus meraih kemenangan. Mungkin dalam hatinya saat itu dia sangat bersyukur karena Conte lah yang mampu membuat dirinya menyumbangkan kemampuan terbaiknya di setiap pertandingan. Berbicara mengenai Vidal, tentunya kita juga sudah mendengar gossip kepindahannya selama Piala Dunia berlangsung, kabar yang terus berhembus terdengar bahwasanya Manchester United siap merogoh kocek dalam-dalam untuk mendatangkan Vidal ke Old Traford. Bagaimana nasibnya setelah kepindahan Conte? Mungkin tidak ada ikatan tersendiri yang membebani Vidal ketika ia memang harus memilih sejumlah iming-iming besar gaji ataupun angan-angan prestasi yang lebih tinggi dari club-club bergengsi diluar serie A Italia. Pogba pun saat ini terancam dengan kondisi yang hampir sama dengan Vidal, ketika club lain banyak yang mengincar dan berkurangnya ikatan dirinya dengan elemen yang ada di Juventus bukan tak mungkin dua pemain tersebut akan hijrah dari Juventus. Sebuah rangkaian musibah yang dapat terjadi saaat Conte pergi.

Sampai saat saya menulis Blog ini Juventus belum memutuskan pelatih pengganti Conte, santer terdengar kabar penggantinya adalah Mihajlovic atau Allegri. Sesuatu yang hilang akan kita lihat dari para pemain Juventus musim depan yaitu GRINTA.

 

IMG-20140716-WA0012

 

*Grinta adalah sebutan untuk etos kerja/semangat juang para pemain Juventus yang luar biasa, Para pemain Juventus dari dulu terkenal dengan semangat pantang menyerah, selalu mampu membalikkan keadaan saat tertinggal dari lawan-lawannya. Banyak yg menyatakan grinta/spirit juang para pemain Juventus kembali saat di tangani Conte

Ada Apa di 2014?

Photo 02-01-14 13.40.10

Selain harapan-harapan yang biasanya kita bahas saat datangnya tahun baru, hal lain yang tak kalah sering dibahas adalah pembahasan mengenai apa saja yang akan terjadi di tahun 2014, baik event yang paling ditunggu, trend yang akan booming ataupun most wanted item apa yang paling dinantikan di tahun 2014. Mungkin hal-hal tersebut akan coba saya rangkum dan bahas dibawah ini.

Hadirnya Gadget-Gadget Baru

Jangankan tahun berganti gadget ikut berganti, dalam hitungan bulan pun produsen selalu berlomba-lomba menghadirkan gadget-gadget terbarunya. Namun disini saya mencoba memprediksi gadget-gadget yang kiranya paling banyak ditunggu kehadirannya di 2014. Gadget-gadget tersebut diantaranya:

Apple

Produsen Apple dikabarkan akan meluncurkan tablet jumbo mereka yaitu Apple iPad 12.9 inch kemunculan ipad jumbo ini diperkirakan pada Oktober 2014. Selain itu iPhone 6 pun dikabarkan akan hadir pada bulan Mei 2014. Dari rumor yang beredar iPhone 6 ini akan hadir dengan ukuran layar yang lebih besar dibandingkan iPhone versi sebelumnya.

Samsung

Untuk gadget milik Samsung, yang paling ditunggu-tunggu adalah smartphone Galaxy S5 yang kehadirannya sudah santer tercium dipenghujung tahun 2013. Gosip yang beredar Galaxy S5 ini nantinya akan menggunakan material premium untuk smartphonenya sepertinya Samsung kini sudah mulai mencoba meninggalkan material plastik yang kerap mendapat kritikan dari pengamat gadget. Kabarnya smartphone ini hadir di awal tahun 2014.

Gadget dengan Layar Besar

Layar besar akan tetap mendominasi gadget-gadget yang akan hadir di tahun 2014, dimana untuk smartphone layar akan bertambah lebih lebar begitu juga untuk tablet. Hal ini dikarenakan pasar Phablet yang begitu ramai saat ini sehingga tablet-tablet ukuran kecil (7inch kebawah) kehadirannya sudah mulai tergantikan. Sedangkan bertambah lebarnya tablet yang akan hadir dipasaran diprediksikan akan menggantikan peran laptop konvensional dengan cukup signifikan di tahun ini.

Smartwatch akan Populer

Sudah banyak swartwatch yang hadir di tahun 2013, dari produsen Sony, Pebble, dan juga Samsung sudah mulai berlomba-lomba di akhir tahun 2013 dengan memamerkan produknya. Mungkin untuk di Indonesia smartwatch Samsung yang paling dikenal khalayak luas karena promosi Note 3 + smartwatch (gear) mereka. Oleh karena itu saya memprediksi smartwatch akan menjadi sesuatu yang booming di tahun ini apalagi jika Apple nanti juga jadi berkecimpungan di dunia jam pintar ini.

Hadirnya Mata Uang Digital

Akhir tahun 2013 ini kita dikejutkan oleh apa yang dinamakan bitcoin. Bitcoin adalah mata uang digital yang bersifat independen yang digunakan untuk transaksi online.  Bitcoin menggunakan teknologi peer-to-peer untuk transaksi yang beroperasi tanpa pemerintah pusat atau bank; mengelola transaksi dan menerbitkan bitcoin dilakukan secara kolektif oleh jaringan sehingga hal ini akan mengurangi fee transfer atau administrasi yang dikenakan bank.

Nilai bit coin yang terus melonjak pun menjadi daya tarik tersendiri dan diperkirakan kepopuleran bit coin pada tahun 2014 akan semakin meningkat.

Nilai tukar mata uang  bitcoin terhadap US$ per 2 januari 2014 adalah

1 bitcoin = $745.19 (sumber: http://www.bitcoinexchangerate.org/)

Sebenarnya nilai mata uang bitcoin relatif tidak stabil terhadap mata uang lainnya, oleh karenya mata uang ini masih menjadi topik hangat bank-bank dan lembaga keuangan dunia. Bagaimana cara mengontrol kehadiran bitcoin masih menjadi perdebatan hebat. Untuk mengenal lebih lanjut tentang bitcoin, silahkan kunjungi web resmi dari bitcoin http://bitcoin.org/id/

Hadirnya LTE di Indonesia

Seperti yang kita sudah ketahui bersama teknologi telekomunikasi seluler yang satu ini sebenarnya sudah hadir tahun 2013 di negara-negara lain seperti USA dan negara-negara maju Eropa lainnya. Namun di Indonesia hadirnya LTE ini masih jadi perbincangan hangat terkait regulasi pemerintah, karena dari segi teknologi saya rasa di Indonesia pun teknologi ini sudah siap di implementasikan. Terbukti dari event APEC 2013 yang diselerenggarakan di Bali, para provider seluler berlomba-lomba untuk menghadirkan teknologi LTE ini guna mendukung acara tersebut. Oleh karenanya semoga teknologi ini benar-benar bisa hadir di tahun 2014 di Indonesia, mengingat banyaknya gadget yang hadir di tanah air sudah sepenuhnya mendukung jaringan LTE atau 4G.

World Cup 2014

Inilah mungkin event yang paling ditunggu pada tahun 2014 oleh semua lapisan masyarakat di dunia. Event sepak bola 4 tahunan sekali ini berlangsung di Brasil. Berlangsung pada tanggal 12 Juni sampai tanggal 13 Juli 2014. Diikuti oleh 16 negara dengan pembagian grup sebagai berikut:

 fifa group

(Sumber: http://www.fifa.com/worldcup/index.html)

Dengan hadirnya world cup di tahun 2014, tentunya atribut-atribut atau asesoris negara peserta world cup pun pastinya akan cukup populer di awal hingga pertengahan tahun. Kepopuleran olah raga sepak bola akan dimanfaatkan oleh setiap perusahaan sebagai ajang promosi produknya, tidak heran banyak produk nantinya di tahun 2014 yang mengatasnamakan official partner World Cup 2014.

Pemilu 2014

Event ini tidak akan kalah sensasionalnya dengan World Cup 2014, khususnya di Indonesia. Frekuensi kampanye dan segala macam bentuk promosi capres dan cawapres akan ditingkatkan, mereka akan mulai semakin gencar menunjukkan diri mereka. Media-media kita akan dipenuhi oleh berbagai kampanye-kampanye dari calon pemimpin kita ini. Jangan kaget jika kehadiran mereka tidak hanya kita rasakan di pinggir-pinggir jalan melalui spanduk-spanduk kampanye mereka, di 2014 capres dan cawapres kita kali ini sudah sangat cerdas dan gaul, promosi mereka akan terasa di media cetak, televisi, radio bahkan hingga media sosial kita pun akan semarak dengan adanya kehadiran mereka mewarnai wall atau timeline kita.

Yap itulah trend, event ataupun item yang akan populer dan paling ditunggu di 2014. Mari kita nikmati bersama, stay update dan selamat tahun baru 2014.

Pintar dalam Jejaring Sosial

Dewasa ini kehidupan sosial kita tidak lepas dengan yang namanya jejaring sosial. Bahkan ada yang mengatakan jejaring sosial itu membuat yang jauh menjadi dekat dan yang dekat menjadi jauh. Semua kemudahan berkomunikasi bisa kita dapatkan pada jejaring sosial.

Agar menjadi pengguna yang pintar dalam berjejaring sosial terdapat etika-etika yang harus kita terapkan. Memang etika-etika tersebut tidak tertulis namun disinilah pentingnya, karena kita tahu pada situs jejaring sosial kita bebas melakukan apa saja yang kita inginkan, dari bebas meng-update status, bebas meng-upload foto maupun video, hingga bebas berteman dengan siapa saja.

Lalu apa saja etika yang harus kita patuhi dalam berjejaring sosial? Diantaranya adalah:

Etika berstatus ria

Hal ini menjadi sesuatu yang cukup vital dalam sebuah jejaring sosial, dari status terkadang kita bisa mengetahui sifat dari pengguna jejaring sosial. Ketika ingin menulis status hendaknya dipikirkan secara matang, apakah tulisan yang anda tulis itu berefek baik atau berefek buruk bagi orang lain yang membaca status anda. Jangan sekali-kali melampiaskan kemarahan anda pada situs jejaring sosial dengan kata-kata kotor, anda akan terlihat bodoh, kekanak-kanakan dan tidak bijaksana dalam menghadapi sesuatu. Tentunya kita semua masih ingat tentang kasus luna maya yang dituntut oleh media gara-gara statusnya yang berisi penghinaan terhadap media infotainment dan masih banyak contoh lainnya yang tentunya sering kita lihat di jejaring sosial milik kita.

Etika meng-upload foto

Upload foto yang kira-kira tidak mengandung unsur pornografi dan kekerasan. Sebenarnya aturan meng-upload foto ini sudah terdapat pada situs-situs jejaring sosial, umumnya situs-situs tersebut akan otomatis menghapus foto-foto yang mengandung unsur pornografi dan kekerasan, namun tidak jarang kasus dimana foto-foto tersebut belum sempat terhapus foto yang sudah terlanjur diupload kemudian didownload dan disebarluaskan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Jadi dimana menurut anda foto itu tidak pantas untuk di publish, jangan sekali-kali menguploadnya.

Etika penggunaan nama profil

Gunakanlah nama profil sesuai nama asli anda, akan terlihat tidak dewasa ketika anda menggunakan nama samaran untuk sebuah nama profil pada jejaring sosial, kecuali anda sedang bermain game online tak mengapa jika anda menggunakan nama samaran. Penggunaan nama sesuai nama asli ini juga akan memudahkan teman-teman lama anda untuk mengenali anda di situs jejaring sosial.

Etika menambah teman

Tambahkanlah teman yang memang benar-benar anda kenal, tentunya hal ini juga mengurangi resiko tindak kriminalitas yang terjadi di dunia maya. Salah satu contoh kasus kriminalitas menggunakan jejaring sosial yang populer dan paling sering kita dengar mungkin adalah pemberitaan di media massa tentang kasus dibawa kaburnya seorang pemudi  oleh seorang pemuda yang dikenalnya hanya lewat facebook. Banyak teman di situs jejaring tidak menjadi tolak ukur kepopuleran anda.

Mungkin masih banyak etika-etika yang bisa kita terapkan dalam kehidupan jejaring sosial kita, semua kembali kepada penggunanya, jika kita dewasa dan bijaksana dalam memanfaatkan teknologi yang ada tentunya hal tersebut akan menambah produktifitas kita namun jika kita masih belum bisa memanfaatkan teknologi yang ada bukan tidak mungkin kalau teknologi tersebut berbalik menjadi sesuatu yang merugikan untuk diri kita sendiri.

Kenapa Butuh Punya Banyak Akun SocMed?

socmed

Social Media saat ini sudah menjadi lifestyle, alasan tersebut secara tersirat mampu menjawab pertanyaan dari judul artikel diatas. Ketika kita bicara masalah lifestyle  tentunya kita akan berbicara tentang apa yang paling terbaru dan terpopuler saat ini. Lifestyle sudah menjadi kebutuhan masyarakat modern, jika berbicara tentang lifestyle ada beberapa kategori lifestyle, yaitu fashion, desain, dan teknologi. Ketiga kategori tersebut memang paling erat dengan lifestyle masyarakat modern saat ini. Social media masuk ke dalam kategori lifestyle teknologi. Gengsi masyarakat modern yang tinggi menuntut kita agar tidak tertinggal teknologi terbaru dan terpopuler agar tidak dibilang gaptek.

Dapat diambil contoh ketika awal jaya socmed facebook, satu persatu orang hijrah dari friendster dan myspace untuk menjajal socmed baru facebook. Satu persatu teman kita hilang beralih ke socmed yang baru, dan tentunya akan tampak lucu jika kita masih bercokol di socmed yang lama, akan berinteraksi dengan siapa kita lantas? Karena teman-teman kita sudah hijrah menggunakan socmed lainnya. Mau tidak mau kita akan otomatis menggunakan socmed yang paling terbaru dan populer.

Faktor yang menjadi senjata andalan bagi para socmed baru yang ada tentunya adalah fitur baru yang ditawarkan. Namun sejauh dan secanggih fitur baru tersebut, ternyata pada hakikatnya fitur-fitur tersebut tidaklah jauh berbeda dengan yang sudah dimiliki oleh para socmed-socmed sebelumnya. Ambilah contoh socmed Quora yang hadir seperti Twitter dengan gaya Q&A, atau persilangan antara wikipedia.com dengan answer.com, atau Google+ yang fiturnya seperti Facebook dengan tampilan dan cara mengundang teman yang berbeda (dimana di google+ ada fitur circle untuk mengelompokkan teman).

Pentingnya kita untuk mengikuti sebuah lifestyle terkadang, mengeleminasikan kebutuhan kita yang sebenarnya. Dari pengamatan penulis terhadap fenomena populernya sebuah socmed, ada faktor lain selain fitur canggih sebuah socmed. Karena socmed ini sudah menjadi sebuah lifestyle maka jika kita berbicara lifestyle, kategori lifestyle yang satu dengan yang lainnya harus saling terintegrasi dengan baik. Agar lifestyle terbaru yang sedang kita ikuti menjadi lengkap. Selain social media, hal yang erat dengan lifestyle teknologi adalah gadget. Tak dapat dipungkiri populernya socmed yang ada saat ini diikuti oleh populernya gadget yang beredar di masyarakat. Ambil contoh terbaru dari kasus ini, yaitu instagram, socmed yang satu ini awalnya hadir di sistem operasi mobile milik apple yaitu iOS, socmed ini hadir menjelma menjadi sebuah aplikasi yang praktis untuk menambah efek atau filter dari hasil jepretan kamera iPhone kita untuk kemudian dapat dishare langsung dan teman-teman yang follow akun kita dapat mengomentari foto tersebut. Aplikasi-aplikasi serupa juga sudah banyak bermunculan di Android, namun setelah instagram dilaunch untuk android, mutlak tak ada lagi aplikasi serupa diandroid yang dapat mengalahkan instagram.

Trend seperti inilah yang mulai dimanfaatkan oleh socmed-socmed baru seperti Path dan Pinterest, yang mulai bergerilya untuk mendapatkan penggunanya dari dua sistem operasi paling populer saat ini yaitu iOS dan Android. Ketika sudah menggunakan gadget terpopuler juga menggunakan socmed yang terbaru lifestyle yang sedang diikuti menjadi lengkap; terbaru, terpopuler dan tercanggih. Hal inilah yang membuat para pengguna mempunyai banyak akun socmed dengan fitur-fitur yang sebenarnya tak jauh beda dari socmed yang hadir sebelumnya.

Butuh atau tidaknya kita tergantung dari minat kita untuk mengikuti perkembangan lifestyle teknologi yang saat ini ada, tidak ada salahnya juga memiliki banyak akun socmed jika memang setiap socmed tersebut memiliki kelebihannya masing-masing untuk segala kebutuhan bersosial kita.

Note: Tantangan tentunya ada pada pengembang aplikasi dari socmed tersebut, dimana socmed tersebut harus hadir dengan fitur paling komplit, paling beda, desain menarik, user interface sederhana, praktis mudah digunakan dan hadir sebagai sebuah produk aplikasi yang ekslusif yang mampu meningkatkan gengsi penggunanya sehingga lahir sebagai sebuah produk social media yang mampu memenuhi kebutuhan lifestyle terkini.